Thursday, November 19, 2015
Analisa EURUSD 20 November 2015
Dolar Amerika mengakhiri hari lebih rendah terhadap semua rival utama, karena mood yang positif di kalangan investor di seluruh dunia tumbuh setelah rilis Risalah FOMC AS terbaru. Bull dolar melepas posisi untuk aset berisiko, dan data makroekonomi AS yang loyo membantu greenback jatuh. Klaim pengangguran mingguan, dalam sepekan ini berakhir 13 November, sesuai dengan harapan mencetak 271 ribu, sementara Indeks Ekonomi Utama Dewan Konferensi meningkat 0,6% pada bulan Oktober menjadi 124,1, menyusul penurunan 0,1% pada bulan September, dan penurunan 0,1% pada bulan Agustus.
Analisa EURUSD naik hingga 1,0762, sebelum mengoreksi beberapa, tapi menahan sebagian besar kenaikan baru-baru ini di sekitar zona kenyamanan minggu lalu, di sekitar 1,0740/50. Grafik 1 jam menunjukkan bahwa pasangan ini mendirikan beberapa minat beli di sekitar SMA 200, sedangkan SMA 20 mengarah lebih tinggi di bawah level saat ini. Dalam grafik yang sama, indikator teknis telah mundur menuju garis pertengahannya bersama dengan harga, tapi jauh dari kesan bearish yang berkelanjutan. Dalam grafik 4 jam, harga telah maju di atas SMA 20, sementara indikator teknis kehilangan kekuatan atas mereka di atas garis tengah mereka, mendukung beberapa konsolidasi ke depan sebelum pergerakan berikutnya. Penjual telah melonjak pada pendekatan ke level 1,0800, yang berarti kenaikan yang stabil di luar itu diperlukan untuk mengkonfirmasi kenaikan tambahan untuk Jumat ini.
Level support: 1,0680 1,0630 1,0585
Tuesday, November 17, 2015
Pergerakan Euro kembali menurun
Pergerakan Euro kembali menurun di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus di bawah area 1.0650 untuk menambah tekanan pelemahan yang akan mengincar area 1.0595. Resisten terdekat tampak di area 1.0720, hingga jika anjlok secara konsisten di bawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek dengan kemungkinan menguji area 1.0765. Sedangkan Sterling masih tampak netral netral di jangka pendek dengan potensi trading range tampak di kisaran 1.5100 s.d 1.5285. Tembus lagi secara konsisten di atas area 1.5285 dapat menambah tekanan kenaikan yang akan mengincar area 1.5350. Di sisi bawahnya, hanya penembusan di bawah area 1.5100 baru dapat memicu skenario koreksi penurunan untuk mengincar area 1.5060 atau bahkan lebih rendah.
Sementara Dollar AS masih menguat terhadap Yen di jangka pendek namun dibutuhkan penembusan konsisten di atas area 123.50 untuk memicu momentum kenaikan lebih lanjut yang akan mengincar area 124.20. Di sisi bawahnya, support terdekat tampak di area 122.90, hingga jika anjlok secara konsisten di bawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek dengan kemungkinan menguji area 122.40. Kenaikan juga terlihat pada pergerakan Dollar AS terhadap Franc di jangka pendek, namun dibutuhkan penembusan konsisten di atas area 1.0190 untuk memicu momentum penguatan lebih lanjut untuk mengincar area 1.0240. Support terdekat tampak di area 1.0130, anjlok secara konsisten di bawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek dengan kemungkinan menguji area 1.0090.
Sama seperti di hari kemarin, pergerakan Aussie masih mengalami penurunan pada jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus dibawah area 0.7065 untuk memicu momentum pelemahan lebih lanjut untuk mengincar area 0.7000. Resisten terdekat tampak di area 0.7145, hingga jika berbalik lagi secara konsisten di atas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek dengan kemungkinan menguji area 0.7190.
SUMBER
SUMBER
Subscribe to:
Comments (Atom)